ERDIANI RAMADHITA | 195030707111023 | UJIAN AKHIR SEMESTER MANAJEMEN REKOD | KELAS B
Apa itu Database?
Database merupakan kumpulan informasi yang diatur secara elektronik dan pusat pemrosesan informasi dunia bisnis, pemerintahan, dan perpustakaan. Biasanya database berisi informasi yang digunakan dalam kegiatan tersebut sebagai transaksi penjualan, persediaan, dan milis, serta data pelanggan, pesanan, vendor, produk, penelitian, dan koleksi bibliografi.
Database Administrator
Database Administrator (DBA) memiliki tanggung jawab utama yaitu mengelola database, bekerja dengan perangkat lunak sistem manajemen database, dan menentukan metode penyimpanan yang efektif sambil mengawasi semua tugas yang terlibat dalam lingkungan database. Di dalam menjalankan tugasnya, DBA harus terbiasa dengan database produk manajemen seperti, Structured Query Language (SQL), Pemrograman Aplikasi Server (SAP), dan perangkat lunak manajemen database berbasis Oracle. DBA mengidentifikasi kebutuhan pengguna, menyiapkan database komputer untuk memenuhi kebutuhan dan mengusi sistem. Untuk memastikan kinerja sistem database yang optimal, DBA harus memiliki pemahaman tentang berbagai platform dan sistem operasi yang terlibat. Elemen penting dalam menjalankan tugasnya adalah perencanaan, perancangan, dan implementasi keamanan database. Integritas data dan sistem cadangan telah dipindahkan ke garis depan tanggung jawab DBA. Selain itu, DBA harus menjalankan perangkat lunak (software) secara teratur untuk memverifikasi konsistensi dan kebenaran format data dan hubungan antar database.
Program yang dapat mengakses database atau mengubah dan menambahkan data harus mengikuti protokol yang sama. Seringkali DBA memodifikasi program database untuk meningkatkan pemrosesan kinerja, biasanya hal ini disebut sebagai "penyetelan kerja". Dalam pertemuan antar divisi, DBA mewakili divisi pemrosesan data dan menjalankan operasi database kepada petinggi administrator dan manajer lain. DBA mendengarkan kebutuhan informasi manajer dan administrator untuk membuat perubahan yang diperlukan ke sistem database.
Berapa Gaji Database Administrator?
Database Administrator memiliki peran dan tanggung jawab yang penting di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Organisasi besar dengan lebih banyak kebutuhan data yang kompleks umumnya membayar gaji lebih tinggi daripada organisasi atau perusahaan yang lebih kecil maupun dengan kompleksitas data yang rendah.
Menurut PayScale, Inc., survei gaji DBA pada November 2007, gaji tahunan rata-rata berkisar dari $46.000 menjadi $100.000 atau lebih (bila diubah ke dalam rupiah menjadi berkisar Rp 649.641.900 menjadi Rp 1.412.265.000 atau lebih), tergantung pada jenis perusahaan dan lokasi geografis tempat DBA tersebut bekerja. Sedangkan menurut Salary.com, rata-rata gaji tahunan yang diharapkan untuk seorang DBA di Amerika Serikat adalah $85.760 (diubah ke dalam rupiah menjadi Rp 1.211.158.464).
Prospek Kerja dan Kemajuan Karir
Karena database menjadi bagian penting di dalam bisnis, posisi DBA menjadi semakin penting. Menurut U.S Bureau of Labor Statistic, ilmuwan komputer dan DBA diharapkan menjadi yang tercepat dalam hal pembukaan lapangan pekerjaan dengan mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi database yang semakin canggih. Tuntutan jaringan untuk memfasilitasi berbagai informasi dengan perluasan lingkungan klien-server dan kebutuhan bagi spesialis komputer untuk menggunakan pengetahuan dan keterampilan dalam kapasitas pemecahan masalah. Peluang untuk pelamar posisi ini harus memiliki pengalaman yang luas tentang sistem database dan keterampilan komputer yang baik. Banyak pelamar yang pada awalnya berada di posisi Database Analyst dan naik jabatan menjadi Database Administrator. DBA berada pada peringkat tertinggi jalur karir database. Organisasi atau perusahaan dapat mempekerjakan administrator dengan keterampilan khusus atau pengalaman dengan jenis database tertentu untuk mejalankan suatu proyek besar. Proyek-proyek ini dapat berlangsung dari beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Pendidikan
Untuk menjadi seorang Database Administrator, kalian harus memperhatikan gelar-gelar yang sesuai dengan kualifikasi di profesi ini. Biasanya DBA membutuhkan minimal lulusan atau tenaga kerja dengan gelar associate (gelar dua tahun) dalam ilmu komputer dan informasi. Namun, sebagian besar DBA memiliki gelar sarjana dalam ilmu komputer, ilmu informasi, atau sistem informasi manajemen (MIS). Bukan hanya berlatar belakang teknologi komputer saja yang dibutuhkan di posisi ini, tetapi tenaga kerja dengan gelar master dalam administrasi bisnis (MBA) dengan konsentrasi dalam sistem informasi juga diperlukan.
Selain gelar-gelar formal yang didapatkan dari Program Perkuliahan, DBA juga membutuhkan tenaga kerja yang melakukan kursus-kursus tentang database yang diadakan oleh lembaga-lembaga informal, loh.
Menarik banget ya, yuk semangat belajar ilmu informasi dan komputer.
Referensi
Taylor, Allan dan James Robert Parish. 2009. Career Opportunities in Library and Information Science. New York: Ferguson

Komentar
Posting Komentar